Pemkab Lombok Timur akan membentuk tim andalan kebersihan

Selong, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membentuk tim andalan kebersihan dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat melalui kebersihan lingkungan.

“Tim ini bertugas dan bertanggung jawab terhadap pengangkut sampah atau pengelola kebersihan Kota Selong dan sekitarnya,” kata Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy saat menghadiri pemotongan hewan kurban di halaman Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) Lombok Timur dalam keterangan di Selong, Senin.

Tim yang beranggotakan 50 orang tersebut merupakan tim istimewa, karena itu sistem dan besaran gajinya juga akan disesuaikan, yaitu sesuai upah minimum kabupaten (UMK) sebesar lebih dari Rp2 juta.

“Kalo anda sekarang mendapatkan gaji sebanyak 750 ribu 1 orang maka yang 50 orang ini gajinya 2 juta lebih, per 1 Agustus 2022,” katanya.

Akan tetapi, kata Bupati, untuk menyesuaikan dengan penghasilan tersebut sistem yang digunakan adalah alih daya (Outsourcing). Namun begitu ditegaskan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja, hanya saja tidak ditangani langsung Dinas LHK.

“Anggota tim ini berasal dari tenaga yang tersedia saat ini atau lainnya yang akan melalui tahapan seleksi,” katanya.

Oleh sebab itu, Bupati memberikan penegasan kepada Kadis LHK agar tim ini sudah terbentuk dan ditetapkan 31 Juli mendatang. Selain itu Bupati juga mendorong tenaga honorer lingkup DLHK untuk mengikuti tes ASN sebagai P3K untuk peningkatan kesejahteraan.

“Saya berharap adanya kejelasan status tersebut, dapat memberikan ketenangan dan meningkatkan kinerja para petugas kebersihan,” katanya.

Dengan adanya kepastian status dari para pegawai kebersihan tersebut diharapkan etos kerja akan bertambah, semangat bekerja akan meningkat, dan tentu kenyamanan keindahan, kerapian, keasrian Lombok Timur akan menjadi lebih nyata.

“Ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di Lombok Timur,” katanya.

Pembentukan tim ini didasari kegelisahan akan kondisi kebersihan yang dinilai memprihatinkan. Para petugas ini diharapkan dapat memulai tugas lebih awal dibanding kondisi saat ini, sehingga ketika masyarakat mulai melakukan aktifitas kota sudah bersih.

“Kondisi lingkungan yang bersih, indah, dan asri diharapkan mendatangkan kebanggaan bagi para penghuninya,” demikian HM Sukiman Azmy. (Ant)